SANG PENCIPTA
Hai sobat, aku tahu semua masalahmu. Eh, sebelumnya saya ingin meminta maaf atas ketidaksopanan saya. Setelah ini saya ingin menggunakan bahasa umum saja, agar mudah dan memudahkan semua. Dan yang terakhir, kamu tak perlu tahu siapa aku.
Kita tahu manusia, karena kita termasuk spesies itu. Tapi kita tak tahu manusia, karena mereka terlalu banyak jumlahnya dan berbeda-beda. Dari yang tidak sama itu, muncullah persamaan,yaitu ketidaksamaan dalam masalah. intinya, setiap masalah yang kau alami, meskipun jenisnya berbeda, tapi penanggulangannya sama. Loh, kok bisa?!
Sebelum aku menjawab, kamu pasti tahu dengan 5W+1H. Silahkan coba dulu cara ini. Tanyakan dalam benakmu, ‘Apa masalahmu?’. ‘Siapa orang yang terlibat dalam permasalahanmu?’ jika masalahmu menyangkut manusia lain. ‘Kenapa dengan masalahmu?’ bisa mengenai sebab dan akibat atau manfaat. ‘Kapan dan dimana letak masalahmu?’. Lalu, ‘Bagaimana cara mengatasinya?’.
Bisakaha kamu menjawabnya?. Jika bisa, selamat. Kamu telah memecahkan masalahmu dengan perantara dirimu sendiri. Ini sangat bermanfaat untuk kemandirian dirimu, kamu jadi tak banyak perlu bantuan orang lain. Dan mungkin suatu saat, kamu bisa jadi konsultan atau psikolog untuk membantu menyelesaikan masalah orang lain.
Ada yang belum keluar dari masalahnya?. Atau masih sedikit berkutat dengannya, tak bisa lepas secara keseluruhan?. dan, ingin tahu solusinya? Baiklah saya akan membantu menjawabnya, tapi sebelum itu saya ingin membuat pernyataan.
Jujur, aku tak tahu solusi masalahmu. Kamu kaget, marah, jengkel kah?. Haha, tak usah ditanggapi berlebihan. Tujuanku memang bukan membantumu membuat kehidupan lebih baik. Aku ada sebuah pertanyaan, mengapa kau mempercayaiku?!. Tahukah kau siapa aku?
Perkenalkan aku adalah hatimu. Jadi, jika kamu tadi mencoba berbicara dalam benak, maka kamu mencoba memanggilku. Tapi tahukah kau, jika aku sering berubah. Dan jika aku berubah maka fisik manusiaku juga akan berdampak. Dan tahukah kamu jika aku dengan orang lain berbeda, meski sikap luar kita sama. Lalu mengenai ‘masalah’, tahukah kamu bahwa akulah penyebab inti semua masalahmu?!
Kamu ingin memintaku membuat solusi dalam masalahmu, tapi kau tak tahu bahwa dalang masalahmu adalah aku. Aku yang diam-diam meracik bumbu masalahmu, juga di sisi lain, aku pula yang kamu minta untuk membantumu keluar darinya. Begitu pula hati manusia lain. Jadi, tak dipungkiri bahwa tujuan setiap hati dengan majikannya (yaitu fisik manusia), adalah sama.
Jika ia satu tujuan dengan hati lain maka masalahmu terselesaikan. Kau memiliki bantuan pihak ketiga. Tapi bagaimana jika kamu tak bertemu dengan manusia lain yang hatinya bertujuan sama dengan hati kita?!. Aku juga tidak tahu.
Tapi tahukah kamu, aku tiba-tiba mempunyai sesuatu yang mengganjal dalam pikiranku. Yaitu, bagaimana jika kita coba bertanya pada Sang Pencipta-ku dan kamu. Yaitu Yang menciptakan hati dan fisik semua manusia. Mau mencoba menanyakan?!
--DON--

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
SILAHKAN, BEBAS BERKOMENTAR.