SUDAH NONTON ‘DILAN’?
COBA BANDINGKAN DENGAN INI
Demam film
romantis akhir-akhir ini sedang
melonjak, mungkin disebabkan beberapa film genre itu yang sukses dalam
marketingnya sehingga menjadi trending, ambil contoh ‘DILAN’. Meski saya
pribadi belum nonton dan tak ingin menontonnya (karena kurang suka). Saya lebih
suka film-film yang mempunyai ‘feel’, bukan hanya dengan akting menangis
plus soundtrack sedih. Ah basi. Hehe.
Pada kesempatan kali ini, saya
akan membagikan beberapa list film barat, yang sangat worth it
untuk masuk watchlist kalian, tapi ini yang saya ingat saja ya, terlalu banyak
yang saya tonton sehingga banyak yang lupa, hehe. Langsung kuy.
-
ABOUT TIME (UK/2013). Jika kalian lebih suka
dengan slice of life atau seperti ‘makna kehidupan’, film ini cocok. Romansa di
film ini memang kurang, karena ini bukan film cinta cintaan ala abg
sekarang. Film ini lebih ke arah inspirasi dan motivasi, yang kalian bisa
rasakan setelah menontonnya. Seperti The shawshank redemption.
-
BEFORE SUNRISE (USA/1995). Karya Negri Paman Sam yang
mengambil latar di Wina, Austria. Termasuk salah satu film romantis lawas yang
berating tinggi dan sukses pada masanya. Film ini lebih banyak scene
berbincangnya daripada aksinya, tapi dari pembicaraan kedua pasangan inilah ‘feel’-nya
terasa. Saya baru saja selesai menonton dan akan saya lanjut dengan ‘BEFORE
SUNSET’. Jika kalian bosan dengan cerita film-film romansa modern, coba deh
nonton satu ini.
-
AMELIE (FRANCE/2001). Sekarang beralih ke film
lawas asal negri tempat menara Eifel. Filmnya bersudut pandang dari seorang
gadis prancis, bercerita tentang kehidupannya dan drama asmaranya. Ini juga
salah satu best movie all time. Kita bisa tahu sedikit budaya prancis
saat itu dengan segala kebebasannya, pastinya berbeda dengan sekarang. Efek-efek
di film ini sangat luar biasa, menilik bahwa dengan pembuatannya di tahun yang
relatif sedikit efek-efek visual yang ada di kamera, film ini bisa dibilang pioneer
dalam efek di dunia perfilman. Feel romansanya memang kurang, tapi saat
menonton kita akan sering terhibur. Worth it lah. (sedikit
peringatan, akan ada beberapa konten diatas umur)
Mungkin sampai disini saja review saya kali ini. Tiga film diatas sangat
sedikit unsur ‘melodrama’-nya, tak seperti drama korea yang
sedikit-sedikit adegan nangis plus soundtrack sedih, padahal cerita tak
begitu bagus (peace ya para pecinta drakor). Karena banyak teman-teman
saya yang lebih suka film romansa dari Thailand, Korea dan jepang, Maka dari
situlah review ini dibuat. Masih banyak film romansa selain Asia yang bagus,
seperti ‘500 DAYS OF SUMMER’ dan lainnya, mungkin akan saya review pada
kesempatan berikutnya. Salam MovieLoverz.
_DON_



